Jumat, 11 Mei 2012

Pensiun Dari Pramugari Karena Takut Meninggal.?


Karena banyak kasus kecelakan pesawat Salah satu Pramugari dari maskapay Sky Aviation Craf yang bernama imay akan berjanji pensiun dari Pramugari karena banyak kasus kecelakaan pesawat terbang


 instruktur pramugari Sky Aviation Air Craf, sempat berjanji kepada keluarga, bahwa ia akan berhenti sebagai pramugari di pesawat, dan memilih untuk bekerja di kantor saja.
Inasarah Wardhani (48), kakak tertua Imay, panggilan akrab Maysarah, saat ditemui di kediaman Imay di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan. mengatakan keluarga berharap ibu satu anak itu berhenti terbang, karena banyaknya kasus kecelakaan pesawat, dan semakin tidak menentunya cuaca.
"Sudah berkali-kali Imay kita ingatkan, sudahlah, lebih baik urus anak, dia juga sempat janji sama ibunya untuk tidak lagi terbang," katanya.
Lebih lanjut dijelaskan, bahwa keluarga memikirkan nasib putri tunggal Imay, yakni Nadia (12). Pasalnya suami Imay sudah meninggal pada 2004 lalu, dan jika terjadi sesuatu terhadap Imay, maka Nadia akan sebatang kara.
Hal tersebut diwujudkan dengan ia melamar sebagai instruktur pramugari, di maskapai Sky Aviation Air Craf, dan mulai aktif bekerja sejak tiga minggu lalu. Keluarga pun senang akan hal tersebut.
Namun kemarin sore, Rabu (9/5/2012), sekitar pukul 16.00 Wib, saat Imay dikabarkan menumpangi pesawat Sukhoi Superjet 100, keluarga pun terkejut, ternyata mimpi buruk yang selama ini dikhawatirkan terjadi.
Imay sendiri menurut Ina, tidak pernah bercita-cita menjadi pramugari. Sebelumnya, Imay berencana untuk masuk kuliah, mendapat gelar sarjana dan bekerja biasa.
Pada tahun 1991 Imay sempat mencba peruntungannya di ujian masuk Unversitas Gajah Mada, berharap bisa menjadi mahasiswi teknik kimia. Namun impiannya kandas, setelah ia gagal ikut test.
Selama setahun ia bertahan di Jakarta, mengisi waktu dengan ikut kursus bahasa Inggris, mempersiapkan diri untuk test tahun berikutnya. Menjelang pembukaan mahasiswa baru tahun 1992, Garuda Indonesia memasang iklan lowongan pramugari di majalah Gadis, dan hal tersebut pun membuat Imay berubah haluan.
"Dan Alhamdullilah masuk, lolos dia semua test, padahal tidak sekalipun dia mimpi mau jadi pramugari," katanya.
Ia berkarir di Garuda sebagai pramugari hingga tahun 1999, dimana Imay kemudian mengandung, dan melahirkan Nadia. Pekerjaan sebagai pramugari Garuda pun ia lepas, dan ia vakum bekerja selama dua tahun.
Saat maskapai low cost carier ramai dibicarakan, Imay kemudian bergabung dengan Adam Air sebagai pramugari. Hingga akhirnya kasus meledaknya salah satu pesawat Adam Air, di Majene, Sulawesi, pada 2007 lalu. Imay kemudian pindah ke perusahaan Aviasi bernama Ekspres, hingga bulan lalu, Imay memutuskan untuk pindah ke Sky.
Ina mengatakan, bahwa adik perempuannya itu memiliki tanda lahir berupa tahi lalat di kaki kiri, dan keluarga percaya, hal itu menandakan Imay akan menjadi orang yang sering berpergian jauh. Hal itu pun terwujud saat perempuan itu memutuskan untuk menjadi pramugari.


For Further Reading,
saat ini

0 komentar:

Posting Komentar

Sobat Blogger yang baik , tolong menghargai karya saya dengan cara komentar dengan baik dan sopan yah :)